Mengalirnya Busyro dari Tanah Wakaf

Ketika Hammam Kembali Mengalirkan Kebaikan

Alhamdulillah…

Setelah dinantikan lebih dari satu semester lamanya, Hammam Akhwat yang sempat berhenti berfungsi karena terimbas longsor pada saluran di belakangnya, kini kembali bisa dirasakan manfaatnya oleh para santri akhwat dan santri Kuttab Awal, alhamdulillah dengan lebih baik. Area cuci piring, wudhu, dan toiletnya kini bisa kembali digunakan oleh para santri akhwat dan Kuttab Awal.

Sejak Senin, 28 September 2026, uji coba fungsional hammam berjalan lancar. Air kran kembali mengalir, toilet berfungsi, dan fasilitas toharoh yang selama ini dinantikan akhirnya dapat digunakan kembali.


Bukan Sekadar Hammam

Sejak awal pembangunan, Ustadz Eko selaku PJS KAF Cibinong telah menaruh perhatian pada satu hal penting: pembangunan hammam bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan toilet akhwat.

Ada kebutuhan lain yang tidak kalah penting, yaitu pengajaran toharoh bagi santri Kuttab Awal.

Ruang hammam perlu memiliki space yang cukup bagi santri dan guru yang mendampingi, sehingga proses pendampingan toharoh dapat berjalan dengan baik dan tidak lagi terkendala.

Alhamdulillah, kini ikhtiar itu mulai dirasakan manfaatnya.

“…harapannya fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan toilet akhwat, tetapi juga bisa menunjang pembelajaran toharoh bagi santri Kuttab Awal.”

ujar Ustadz Eko, selaku PJS KAF Cibinong, di sela-sela syuro rutin tim Tawaf.


Dari Banyak Tangan, Hadir Kemudahan

Alhamdulillah, hadirnya fasilitas ini merupakan buah dari kepedulian banyak pihak. Pak Febri, selaku Sohib TAWAF Cibinong, menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang telah dititipkan kepada TAWAF.

“Alhamdulillah, TAWAF mendapatkan amanah dari para muhsinin, baik internal KAF Cibinong maupun eksternal, yang menitipkan hartanya untuk menghadirkan kebaikan ini.” kata Pak Febri. “Semoga bermanfaat untuk para santri, guru, dan seluruh civitas KAF Cibinong. Juga semoga Allah SWT mengganti kebaikan para muhsinin ini dengan kebaikan yang menjadi jariyah sampai ke anak cucu.” lanjutnya.

Semoga para muhsinin masuk ke dalam apa yg disabdakan nabi
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (orang lain)
.” Pungkasnya.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Sementara itu, Ustadz Asep, Koordinator Kerumahtanggaan KAF Cibinong, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh muhsinin yang telah ikut mengambil bagian.

“Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh muhsinin yang telah ikut menghadirkan fasilitas ini. Dari kepedulian dan keikhlasan banyak tangan, akhirnya hadir kemudahan dan kenyamanan bagi santri dalam menunjang kegiatan menuntut ilmu. Mari jaga sebagaimana kita menjaga amanah. Gunakan seperlunya dan tidak berlebihan. Jaga kebersihan setelah selesai digunakan.”


Dari tempat terpisah, Ustadzah Yati, selaku Koordinator Keakhwatan, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh muhsinin yang telah ikut menghadirkan fasilitas ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muhsinin atas kebaikan dan kepeduliannya dalam membantu membangun hammam untuk akhwat.”

Bagi para guru dan santri akhwat, hadirnya hammam ini tentu membawa kemudahan tersendiri.

“Semoga fasilitas ini menjadi jalan kemudahan bagi para santri dalam menuntut ilmu dan beribadah.Setiap manfaat yang dirasakan, semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.”


Syukur dan apresiasi juga disampaikan oleh Ustadz Hasan, Kepala KAF Cibinong, kepada seluruh pihak yang telah ikut menghadirkan kebaikan ini.

“Hanya Allah sebaik-baik pemberi balasan. TAWAF, POSKU dan para muhsinin lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.”

Beliau juga menitipkan harapan agar fasilitas yang telah dihadirkan bersama ini dapat dirawat dan digunakan sebaik-baiknya.

“Semoga seluruh fasilitasnya bisa dijaga bersama dengan baik, agar masa dan kebermanfaatannya lebih lama. Sehingga bisa mengalirkan pahala lebih banyak untuk para muhsinin.”

Aamiin.


Begitulah kabar baik dan kebahagiaan yang kembali hadir dari tanah wakaf.

Ada begitu banyak tangan yang bergerak, ada harta yang dititipkan, ada doa yang dipanjatkan, dan ada harapan agar setiap kebaikan yang lahir darinya terus mengalir. Dan setiap kebaikan yang tumbuh dari tanah wakaf ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir, bahkan ketika nama para pemberinya telah lama tak disebut.


PR Kita Belum Selesai

Namun, ada satu lagi pekerjaan yang masih menjadi PR kita bersama.

Upaya korektif pada saluran yang longsor belum berhenti, meskipun hammam telah kembali berfungsi.

“Terus bergulir, Pak. Kita ikhtiyarkan sepanjang saluran itu bisa kita jaga dengan turap atau apa pun nanti bentuknya.”

Ujar Pak Febri, berharap ta’awun untuk program ini tidak berhenti. Sebab menghadirkan kebaikan bukan pekerjaan sekali jadi.

Ada yang dibangun.
Ada yang diperbaiki.
Ada yang dijaga.
Dan ada yang terus diikhtiarkan agar manfaatnya bertahan panjang.

Yuk, Kita Ikhtiyarkan Kembali

InsyaAllah, dengan dukungan dan peran serta para OTS KAF Cibinong, semoga Allah SWT terus memampukan kita menghadirkan berbagai bentuk kebaikan di tanah wakaf ini.

Bagi yang ingin berta’awun untuk geliat pembangunan dan pengembangan fasilitas di KAF Cibinong, dalam bentuk apa pun, insyaAllah setiap dukungan akan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebaikan di tanah wakaf.

Karena mungkin yang kita titipkan hari ini hanya sedikit.
Namun ketika Allah berikan keberkahan, ia bisa menjadi pahala yang terus mengalir.
Silakan gulirkan kebaikan kita di sini

–Dans

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beranda
Program
Konfirmasi
Akun
Scroll to Top